Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

PENJAGA YANG BERANI
 
Seorang calon perwira diserahi  tugas  untuk  menjaga  jalan
masuk  ke  tangsi dan diberi perintah untuk tidak membiarkan
mobil masuk, kalau mobil itu tidak membawa tanda khusus.
 
Ia menghentikan mobil yang ditumpangi oleh  seorang  jendral
yang  mengatakan  kepada  sopirnya  untuk tidak mempedulikan
penjaga dan terus melarikan mobilnya. Karena itu tentara itu
maju  dengan  senjata  siap  ditembakkan  dan  dengan tenang
berkata, "Maaf bapak, ini baru bagi saya.  Siapa  yang  saya
tembak? Bapak atau sopir?"
 
Engkau mencapai kebesaran kalau engkau tidak dirisaukan oleh
kedudukan orang-orang yang ada di atasmu  dan  kalau  engkau
membuat  orang-orang yang berada di bawahmu tidak merisaukan
kedudukanmu. Kalau engkau tidak sombong terhadap orang-orang
yang   rendah  dan  tidak  rendah  dengan  orang-orang  yang
sombong.
 
                     (DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team