Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

BUDDHA DAN PRASANJIT
 
Ketika Buddha masuk ke ibu kota Raja Prasanjit, Raja sendiri
keluar untuk menyambutnya. Ia adalah sahabat ayah Buddha dan
telah mendengar tentang penyangkalan diri pemuda  itu.  Maka
ia  mencoba  untuk  membujuk Buddha supaya meninggalkan cara
hidup  sebagai  pengemis  yang  mengembara  dan  kembali  ke
istana.  Ia  berpikir dengen demikian ia berbuat baik kepada
kawan lamanya.
 
Buddha menatap mata Prasanjit dan  berkata,  "Jawablah  saya
dengan   jujur.   Dengan   kesenangan   lahiriahmu,   adakah
kerajaanmu  pernah  memberikan  kegembiraan  barang   sehari
kepadamu?"
 
Prasanjit menundukkan kepala dan diam.
 
Tidak  ada  kegembiraan  yang  lebih  besar  daripada  tidak
mempunyai alasan untuk bersedih;  tidak  ada  kekayaan  yang
lebih besar daripada merasa puas dengan yang engkau miliki.
 
                     (DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team