Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

PERKARA SEMANGKA
 
Tiga orang anak yang dituduh  telah  mencuri  buah  semangka
dibawa  ke  pengadilan  dan  menghadap hakim dengan perasaan
takut. Mereka berpikir akan menerima  hukuman  berat  karena
hakim itu dikenal sebagai orang yang sangat keras.
 
Hakim  itu juga seorang pendidik yang bijaksana. Dengan satu
ketokan palu ia berkata,  "Kalau  di  sini  ada  orang  yang
ketika  masih  anak-anak belum pernah mencuri buah semangka,
silakan tunjuk jari." Ia menunggu. Para pegawai  pengadilan,
polisi,  pengunjung  -  dan hakim sendiri - tetap meletakkan
tangan mereka di meja mereka.
 
Ketika sudah puas melihat bahwa tidak ada satu jari pun yang
diangkat  dalam  sidang  itu,  hakim  itu  berkata, "Perkara
ditolak."
 
                     (DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team