Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

DARWIS DAN RAJA
 
Seorang raja pergi  menemui  seorang  darwis.  Menurut  adat
istiadat  Timur  kalau  seorang  raja  menemui rakyatnya, ia
berkata, "Mintalah suatu jasa."
 
Darwis itu menjawab, "Tidak patut bagi saya untuk minta jasa
kepada salah seorang budak saya."
 
Seorang  pengawal  berkata,  "Engkau  berani  berkata begitu
tidak hormat kepada raja! Katakan siapa engkau, atau  engkau
akan mati."
 
Darwis  itu  berkata, "Saya mempunyai budak yang adalah tuan
bagi rajamu."
 
"Siapa?"
 
"Rasa takut," kata darwis itu.
 
Kalau tubuh binasa, tidak ada hidup lagi. Dari  sana  muncul
kesimpulan  keliru,  mempertahankan  tubuh  tetap hidup sama
dengan hidup.
 
Masuklah ke tempat  di  mana  peluru  pembunuh  tidak  dapat
merenggut  hidup;  dan ditambah panjangnya hidup tidak dapat
memperpanjang lamanya keberadaan seseorang.
 
                     (DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team