Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

GIPSI
 
Di  sebuah kota di daerah perbatasan, ada seorang lelaki tua
yang sudah lima puluh tahun tinggal di rumah yang sama.
 
Pada suatu hari ia membuat semua orang  terkejut  karena  ia
berpindah  ke  rumah  sebelah. Wartawan surat kabar setempat
menemuinya dan bertanya mengapa ia pindah.
 
Ia menjawab dengan tersenyum puas, "Saya  kira  gipsi  dalam
diri saya yang melakukannya."
 
Apakah   pernah  kamu  dengar  mengenai  orangyang  menemani
Kristoforus Kolumbus dalam ekspedisinya ke  Dunia  Baru?  Ia
selalu   cemas  karena  mungkin  tidak  dapat  kembali  pada
waktunya untuk menggantikan pekeryaan  penjahit  yang  sudah
tua  di  desanya  sehingga mungkin orang lain akan mengambil
pekerjaan itu.
 
Agar berhasil dalam  pencarian  yang  disebut  hidup  batin,
orang  harus  memusatkan perhatian untuk memperoleh hal yang
paling bernilai dalam hidup. Kebanyakan orang  tergiur  oleh
hal-hal  yang sepele seperti kekayaan, nama baik, kenikmatan
dan persahabatan manusiawi.
 
Ada orang yang begitu tergila-gila oleh  kemasyhuran  sampai
siap  untuk  mati  di  tiang  gantungan kalau dengan begitu
namanya akan  terpasang  pada  berita-berita  utama.  Apakah
sungguh ada perbedaan antara dia dan kebanyakan usahawan dan
orang-orang  politik?  (Belum  lagi  di  antara  kita   yang
mengagungkan hal seperti itu lewat pendapat umum).
 
                     (DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team