Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

JARINGAN LABA-LABA DI SERBAN
 
Dulu   ada   seorang   hakim   Arab,  yang  terkenal  karena
kebijaksanaannya.  Pada  suatu  hari  seorang  pemilik  toko
datang melapor, bahwa ada barang dicuri dari tokonya, tetapi
ia tidak dapat menangkap pencurinya.
 
Hakim memerintahkan agar pintu toko dilepas dari  engselnya,
dibawa  ke tengah pasar dan dicambuki limapuluh kali, karena
tidak melakukan kewajibannya menahan pencuri masuk toko.
 
Banyak orang berkumpul  melihat  hukuman  aneh  yang  sedang
berjalan. Ketika cambukan sudah dijalankan, hakim membungkuk
dan  bertanya  kepada  pintu,  siapa  pencurinya.  Lalu   ia
menempelkan  telinganya ke pintu, untuk mendengar lebih baik
apa yang dikatakan pintu.
 
Ketika ia berdiri ia mengumumkan.  "Pintu  menyatakan  bahwa
pencurian  itu dilakukan oleh seseorang, yang membawa sarang
laba-laba di puncak serbannya." Segera tangan orang tertentu
di tengah massa itu meraba serbannya. Rumahnya diperiksa dan
barang-barang curian ditemukan.
 
Yang diperlukan hanya kata yang menyanjung atau celaan untuk
membuka si aku.
 
                   (DOA  SANG  KATAK 1, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1996)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team