Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

NAMA TERKENAL SUATU PENJARA
 
Mereka membanggakan diri karena selalu masuk akal   hal yang
selanjutnya  mau  mereka  buktikan  dengan  cara-cara   yang
mengejutkan:
 
Seorang  Gubernur  mengunjungi  suatu Lembaga Pemasyarakatan
dan  berbicara  dengan  seorang   gelandangan   yang   mohon
pengampunan.
 
"Apa  yang  kurang  dengan  tempat ini? Engkau tinggal lebih
enak di sini daripada dulu-dulu bukan?"
 
"Ya tuan," jawabnya, "Tetapi saya tetap ingin keluar."
 
"Apakah engkau tidak mendapat makan cukup?"
 
"Mereka memberi cukup makanan. Ini bukan soalnya."
 
"Lalu apa?"
 
"Ah tuan, hanya ada satu keberatan saya terhadap tempat ini:
reputasi tempat ini yang diketahui di seluruh negeri."
 
                     (DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team