Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

PERUMPAMAAN TENTANG ALAT PENOPANG
 
Karena suatu kecelakaan, seorang  kepala  desa  tidak  dapat
lagi  menggunakan  kakinya.  Maka  ia  berjalan  dengan alat
penopang. Lama kelamaan ia dapat  berjalan  dengan  cepat  -
bahkan   ia   dapat  berdansa  dan  melingkar-lingkar  untuk
menghibur tetangga-tetangganya.
 
Lalu  ia  mendapat  gagasan   untuk   melatih   anak-anaknya
menggunakan  alat  penopang.  Dalam  waktu  singkat berjalan
dengan penopang menjadi lambang  kedudukan  yang  tinggi  di
desa itu dan semua orang menggunakannya.
 
Sampai  pada keturunan keempat tidak seorang pun di desa itu
dapat  berjalan  tanpa  penopang.  Sekolah   di   desa   itu
memasukkan  pelajaran  "Alat  penopang  -  Teori  - Praktek"
matapelajarannya,  dan  tukang  kayu  di  desa  itu  menjadi
terkenal  karena  mutu  alat  penopang yang mereka hasilkan.
Bahkan  dibicarakan  kemungkinan  untuk  mengembangkan  alat
penopang listrik, yang digerakkan baterei.
 
Pada  suatu hari seorang pemuda Turki menghadap para penatua
desa dan bertanya mengapa semua orang harus berjalan  dengan
penopang  padahal Allah telah memberikan kaki kepada manusia
untuk berjalan. Para penatua desa  itu  merasa  geli  karena
orang  baru ini merasa lebih bijaksana daripada mereka. Maka
mereka memutuskan untuk memberi pelajaran kepadanya.  Mereka
berkata,  "Mengapa  engkau  tidak menunjukkan caranya kepada
kami?"
 
"Baik," kata pemuda itu.
 
Acara pertunjukan ditentukan akan diadakan  pada  jam  10.00
hari  Minggu  berikutnya di lapangan desa. Ketika pemuda itu
berjalan terpincang-pincang dengan alat penopang  ke  tengah
lapangan,  semua  orang  berada di sana. Dan ketika jam desa
menunjukkan pukul sepuluh,  pemuda  itu  berdiri  tegak  dan
menanggalkan  alat penopangnya. Gerombolan orang itu terdiam
ketika  ia  melangkah  maju  dengan  berani  -   dan   jatuh
tertelungkup.
 
Dengan  itu  semua  orang  semakin  diyakinkan bahwa sungguh
tidak mungkin berjalan tanpa bantuan alat penopang.
 
                     (DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team