Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

PETAPA DAN GAJAH
 
Pada  suatu  ketika  adalah  seorang  raja  di  India   yang
mempunyai  seekor gajah yang mengamuk. Gajah itu berkeliaran
dari desa ke desa sambil menghancurkan segala  sesuatu  yang
ia jumpai dan tidak seorang pun berani mengganggunya, karena
gajah itu milik raja.
 
Pada suatu hari  seorang  yang  menyebut  diri  petapa  akan
berangkat   dari   suatu   desa.  Orang-orang  di  desa  itu
mencegahnya karena gajah itu tampak di jalan  dan  menyerang
orang-orang yang lewat.
 
Orang  itu bergembira karena sekarang ia mendapat kesempatan
untuk menunjukkan kebijaksanaannya yang lebih unggul, karena
ia  baru  saja  kembali  dari belajar pada seorang guru yang
mengajarnya untuk melihat Rama dalam  segala  sesuatu.  "Oh,
kalian  orang  bodoh  yang  malang!" katanya, "Apakah kalian
sama  sekali  tidak  mempunyai  pemahaman  mengenai  hal-hal
rohani?  Belum  pernahkah kalian diberitahu bahwa kita harus
melihat Rama dalam setiap orang dan dalam segala sesuatu dan
bahwa   semua   yang   berbuat   demikian   akan  memperoleh
perlindungan dari Rama? Biarlah saya pergi. Saya tidak takut
akan gajah."
 
Orang-orang  berpikir  bahwa  orang  ini  rohani begitu sama
seperti gajah itu - begitu  gila.  Mereka  tahu,  tidak  ada
gunanya  berbantah  dengan  seorang  suci.  Maka  ia  mereka
biarkan pergi. Ia belum sampai ke  jalan  ketika  gajah  itu
lari   ke   arahnya,  mengangkatnya  dengan  belalainya  dan
memukulkannya pada sebatang pohon. Orang itu mulai berteriak
kesakitan.    Untunglah   pada   saat   yang   genting   itu
pengawal-pengawal raja datang, menangkap gajah  itu  sebelum
ia membunuh petapa yang dipermalukan itu.
 
Orang itu sembuh sesudah waktu yang lama. Ia mulai bepergian
lagi. Ia langsung menjumpai gurunya dan berkata, "Pengajaran
yang  engkau  berikan  kepadaku keliru. Engkau menyuruh saya
untuk melihat segala  sesuatu  diresapi  oleh  Rama.  Persis
itulah yang saya lakukan dan engkau lihat apa yang terjadi?"
 
Guru itu berkata, "Engkau begitu bodoh! Mengapa engkau tidak
melihat Rama dalam diri orang-orang desa yang mengingatkanmu
akan gajah yang berbahaya itu?"
 
                     (DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team