Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

HUKUMAN BAGI ORANG SELIBAT
 
Ada seorang pertapa, yang hidup wadat dan  menganggap  suatu
tugas dalam hidupnya berjuang melawan seks dalam dirinya dan
orang lain.
 
Pada waktunya ia meninggal. Dan muridnya, yang  tidak  dapat
tahan  karena  terkejutnya,  meninggal  tidak lama kemudian.
Ketika murid sampai di dunia seberang sana, ia tidak percaya
apa  yang  ia  lihat,  di  sana Gurunya yang tercinta dengan
wanita cantik sungguh luar biasa duduk di pangkuannya!
 
Rasa terkejut menyingkir, ketika ia  mulai  berpikir,  bahwa
Gurunya  itu menerima pahala karena taraknya menolak seks di
dunia. Ia mendekatinya dan  berkata,  "Guru  yang  tercinta,
sekarang  aku tahu Tuhan itu adil, karena engkau diganjar di
surga oleh karena kekerasanmu di dunia."
 
Guru nampaknya gusar. "Dungu," katanya,  "ini  bukan  surga,
dan  aku  tidak  sedang  diganjar  - Ia ini sedang menjalani
hukuman."
 
                             --o000o--
 
Kalau sepatu cocok,  kaki  dilupakan;  Kalau  ikat  pinggang
cocok,  pinggang  dilupakan;  Kalau  semua  selaras,  si aku
dilupakan. Lalu apa guna semua kekerasanmu itu?
 
                   (DOA  SANG  KATAK 1, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1996)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team