Doa Sang Katak

oleh Anthony de Mello SJ

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

YEREMIA DAN BANGKU LANDASAN
 
Yeremia  jatuh  cinta  pada  seorang wanita jangkung. Setiap
malam sepulang kerja ia datang ke rumahnya, dan setiap malam
ia   ingin   sekali  menciumnya  tetapi  sangat  malu  untuk
memintanya.
 
Pada  suatu  malam  ia  memberanikan  diri.  "Bolehkah  saya
menciummu?" Ia bersedia. Tetapi Yeremia terlalu pendek, maka
mereka  mencari  sesuatu  yang  dapat  ia  gunakan   sebagai
landasan  untuk  berdiri.  Mereka  menemukan  sebuah  bangku
landasan pandai besi yang tertinggal, yang  membuat  Yeremia
setinggi yang diperlukan.
 
Setelah  mereka  berjalan  lagi  sejauh  kira-kira  setengah
kilometer  atau  lebih,  Yeremia  berkata,  "Bolehkah   saya
mencium sekali lagi, sayang?"
 
"Tidak,"  kata  si  wanita.  "Saya sudah memberimu satu. Itu
cukup untuk malam ini."
 
Yeremia  berkata,  "Tetapi  mengapa  kamu  membiarkan   saya
membawa terus bangku celaka ini?"
 
Cinta menanggung beban dan merasa tidak ada beban!
 
                   (DOA  SANG  KATAK 1, Anthony de Mello SJ,
                        Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1996)

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team